Angkot Makin Tak Aman, Siang Tadi Dua Preman Ini Todongkan Pisau pada Penumpang


MEDAN, (SHR)  - Naik transportasi umum angkutan kota di Medan sepertinya semakin tidak aman.
Pekan lalu seorang siswi SMA swasta di Medan diperas dan dilecehkan di dalam angkot hingga harus loncat dari angkot yang melaju kencang. Pasalnya sopir tidak menggubris saat siswi tersebut minta berhenti.Hari ini preman bernama Beny Satria Sinaga dan Jimmy memeras seorang pelajar bernama M Fauzan Teguh Darmawan warga Jalan Klambir V Medan yang tengah menumpangi angkutan kota (angkot)."Kejadian pemalakan dan pengancaman ini terjadi saat korban hendak pergi ke Jalan dr Mansur. Di perjalanan, dua pelaku ini naik ke dalam angkot yang ditumpangi korban," kata Panit Reskrim Polsekta Sunggal, Ipda Martua Manik, Sabtu (10/6/2017).Di dalam angkot, kedua pelaku mengeluarkan pisau lipat. Kemudian, kedua pelaku menodongkan pisau tersebut ke leher korban sembari memintanya untuk menyerahkan HP yang dipegang korban."Takut ditusuk oleh kedua pelaku, korban menyerahkan uang dan HP-nya. Setelah berhasil merampas harta korban, kedua pelaku ini kabur," kata Manik. Setelah kejadian, korban membuat laporan ke Polsek Sunggal. Polisi yang mendapat laporan itu kemudian turun ke lapangan mencari para tersangka."Berkat informasi dari masyarakat, tersangka ini akhirnya kami ringkus. Mereka kami tangkap di dekat terminal," katanya.Kejadian pemerasan di angkutan kota seperti ini jamak terjadi.  Bahkan sopir angkutan kota terkesan tak peduli terhadap keselamatan penumpangnya.(*)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276