Asosiasi Pers Mahasiswa Medan Lakukan Aksi Lakban Mulut di Mapolrestabes



MEDAN, (SHR)  - Puluhan mahasiswa yang terdiri dari beberapa Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) mendatangi Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said.Para mahasiswa ini melakukan aksi bungkam dengan menutup mulutnya dengan lakban.Pengurus LPM yang tergabung dalam Asosiasi Pers Mahasiswa (APM) Kota Medan berjalan kaki ke Polrestabes Medan meminta rekannya yang ditahan polisi dibebaskan. Pasalnya dua orang yang ditahan masing-masing M Fadel dan Fikri tidak bersalah."Bagaimana mungkin dua rekan kami yang bertugas di LPM BOM (Bursa Obrolan Mahasiswa) itu melakukan penganiayaan. Sementara saat aksi kemarin (2 Mei), mereka hanya sebatas melakukan peliputan," ungkap Adinda Zahra Novianti, salah satu perwakilan massa aksi, Senin (15/5/2017).Adinda mengatakan, apa yang dilakukan petugas kepolisian sangat bertentangan dengan UU Pers No40 tahun 1999. Tidak seharusnya dua reporter LPM BOM itu ditahan."Sudah berminggu-minggu kasus ini ditangani polisi tapi tidak ada kejelasannya. Bahkan, tim advokasi juga tidak diberi izin untuk mendampingi rekan kami," ungkap Adinda.Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polrestabes Medan, AKP S Simarmata mengatakan, dua orang mahasiswa yang ditahan itu terbukti melakukan penganiayaan. Bukti itu didapati petugas berdasarkan keterangan polisi yang dianiaya."Keterangan itu disampaikan langsung oleh petugas yang mengalami penganiayaan. Bahwa, kedua mahasiswa itu ikut melakukan pemukulan ketika aksi," ungkap Simarmata.(*)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276