Petugas Tangkap Belasan Pemakai dan Bandar Narkoba


BINJAI, (SHR) - Ani warga Jalan Kiwi, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, menangis histeris saat petugas hendak membawa anaknya ke Polres Binjai.Sembari menangis dia berteriak-teriak meminta petugas melepaskan anaknya, Laura saat akan diboyong petugas kepolisian."Lepaskan anakku.. Apa salahnya, ada apa ini," katanya berulang-ulang saat tim gabungan yang terdiri dari BNN Kota Binjai, Polres Binjai, Brimob Detasemen A Polda Sumut, Sat Pol PP Binjai dan Pemko Binjai melakukan penggerebekan di kawasan Jalan Kiwi, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Senin (10/4).Pada penggrebekan itu, tim berhasil mengamankan belasan orang yang diduga pemakai narkoba dan bandar narkoba.Kepala BNN Kota Binjai, AKBP Safwan Khayat mengatakan, penggrebekan ini dilakukan sebgai bentuk pemberantasan narkoba yang ada di Kota Binjai."Kita akan terus melakukan pembemberantasan narkoba sampai kampung Mencirim ini bersih dari narkoba, sebab di kampung ini merupakan basis peredaran narkoba," jelasnya.Hasilnya, tim gabungan mengamankan 11 orang terduga pengedar dan pecandu narkoba dengan rincian sembilan pria dan dua wanita.Selain itu, tim gabungan juga menyita satu bungkus ganja dengan berat bruto 31,74 gram milik Rahmad Hidayat dan satu amplop kecil ganja dengan ‎berat bruto 4,39 gram milik Netty.  Mereka adalah Widya Laura, Suarfan Siregar, Abdul Mutolib, Irwan, Teguh Julianto, M Faisal, M Ardi, Syarifudin Lubis dan Andri Fahlevi,Berdasar hasil pemeriksaan, empat orant yang diamankan menjalani penyidikan di Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai. Adalah, Rahmad Hidayat, Netty, Widya Laura dan Suarfan Siregar. Sisanya, mereka dilakukan assesment oleh BNNK Binjai.
Wali Kota Binjai, Muhammad Idaham mendukung langkah yang dilakukan aparat penegak hukum yang menggandeng Pemko untuk memberantas kampung narkoba yang terkenal di Kelurahan Mencirim tersebut.
Menurut dia, tak ada masyarakat yang ingin terjebak dalam pusaran hitam narkoba. Oleh karenanya, Pemko Binjai melalui Kelurahan dan Kecamatan, akan terus berupaya menyampaikan sosialisasi tentang bahaya narkoba."Semua masyarakat ingin bebas narkoba. Namun ada beberapa masih jadi korban. Untuk kita bisa sama-sama diberantas penyalahgunaan narkoba, memang peran penting masyarakat 80 persen. Kalau masyarakat sini dan tokoh-tokohnya dan orangtuanya mau peduli, tentu hal tersebut dapat dicegah," ujar Idaham.(ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276