Parade Foto - Para Pejuang Kemerdekaan dan PPM Helat Acara di Perkampungan Nelayan



Medan, (SHR)  - Para pejuang kemerdekaan yang tergabung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) beserta Pemuda Panca Marga menggelar perhelatan, Sabtu (29/4/2017) siang.Menurut Sekretris Pimpinan Cabang PPM Kota Medan Sukardiman siang itu dilaksanakan serangkaian acara, yakni pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Medan Labuan, dan Pemuda Panca Marga (PPM) Pengurus Pimpinan Ranting Kecamatan Medan Labuan.Acar pelantikan bertempat di lapangan terbuka Kompleks Perumahan Nelayan Indah Medan Labuhan.Hadir dalam kesematan itu antara lain Sekretaris DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumatera Utara Letkol Inf (Purn) H Subarma, Ketua Pengurus Daerah PPM Sumut Irwan Sembiring, Sekretaris Pimpinan Cabang PPM Kota Medan Sukardiman,Menurut Sekretris Pimpinan Cabang PPM Kota Medan Sukardiman pelantikan bertempat di lapangan terbuka Kompleks Perumahan Nelayan Indah Medan Labuhan. Susana kegiatan berjalan hikmat dan seksama.
Apa sih LVRI dan PPM? Berikut penjelasannya
Sejarah Veteran
Sekitar 2.300 bekas pejuang dari seluruh Indonesia berkumpul dari tanggal 22 Desember 1956 - 2 Januari 1957. Pertemuan tersebut dinyatakan sebagai Kongres I Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Pada Kongres ini disepakati untuk mendirikan LVRI dan penggunaan istilah "Veteran" sebagai
pengganti istilah "bekas Pejuang".Berdirinya LVRI dikukuhkan berdasarkan Keppres Nomor 103 tahun 1957 yang menyatakan LVRI sebagai satu-satunya badan mewakili kaum Veteran dalam hubungan dengan instansi-instansi Pemerintah dan Organisasi Veteran Internasional. Status LVRI dipayungi UU No 75 tahun 1957 yang juga memuat tentang pengakuan, pengesahan dan penganugerahan gelar Kehormatan Veteran, direvisi dengan UU No 15 tahun 1965 dan terakhir direvisi lagi menjadi UU No 7 tahun 1967. Secara hukum, diumumkan dalam Keppres No 9 tahun 1989.Veteran telah masuk sebagai portofolio dalam Kabinet RI sebelum berdirinya LVRI. Dalam susunan Kabinet RI hasil Pemilu 1955 terdapat Menteri Negara Urusan Veteran yang dijabat Letkol Dahlan Ibrahim.Tahun 1957 sampai tahun 1963 Menteri Muda Urusan Veteran dijabat oleh Kolonel Sambas. Kemudian dalam Kabinet Ampera tahun 1967-1968 menjadi Menteri Urusan Veteran dan Demobilisasi. Namun selanjutnya Veteran diurus Eselon yang terus menurun, akhirnya hanya
dibawah tingkat Direktur dari Departemen/Kementerian Hankam.
Visi LVRI:
LVRI yang solid dan bersatu, yang berpegang teguh pada kode etik Panca Marga, konsisten terhadap perjuangan yang tidak mengenal menyerah dalam melaksanakan Pembangunan Nasional untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Misi LVRI:
  1. Terus menerus meningkatkan harkat dan martabat Veteran RI sebagai pejuang, pembela dan penegak NKRI yang diproklamasikan 17 Agustus 1945 serta berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  2.  LVRI aktif dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, pembinaan Generasi Muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dalam wadah NKRI serta meningkatkan persahabatan antar bangsa demi terwujudnya ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  3. Tujuan LVRI:
    1. Terbinanya Veteran RI sebagai potensi nasional.
    2. Terwujudnya perbaikan sosial, ekonomi dan pendidikan bagi anggota LVRI dan keluarga.
    3. Terpeliharanya persahabatan antar bangsa demi terwujudnya ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
    Kegiatan LVRI:
    1. 1Memperjuangkan terlaksananya peraturan dan undang-undang tentang Veteran RI.
    2. Membimbing dan perlindungan kegiatan LVRI.
    3. Mengusahakan pendidikan dan latihan bagi anggota dan keluarga dalam rangka peningkatan kemampuan SDM. 
    4. Memelihara hubungan kerjasama dan kemitraan dengan organisasi veteran negara lain.
    Sejarah PPM
    Berawal dari keinginan putra putri Veteran RI untuk menghimpun diri dalam satu wadah organisasi yang tumbuh dan berkembang diberbagai daerah/ provinsi, antara lain Sumatera Utara pada tahun 1966 dengan mendirikan Kesatuan Anak Veteran RI (KAVRI), di Bali pada tahun 1971 mendirikan Persatuan Pemuda Panca Marga (P3M), dan Jakarta tahun 1978 mendirikan Ikatan Putra Putri Veteran RI (IPVRI).
    Walaupun satu sama lain tidak mengadakan komunikasi timbal balik, putra putri Veteran RI tersebut mempunyai tekad untuk meneruskan cita-cita perjuangan Veteran RI dalam mengisi kemerdekaan dengan berkiprah dalam pembangunan nasional sebagai wujud pengamalan Pancasila.
    Dalam kongres III LVRI tahun 1973 diagendakan pembahasan tentang pembinaan dan pemdayagunaan potensi putra putri Veteran RI dalam satu wadah.
    Agar putra putri Veteran RI lebih terarah untuk berperan serta dalam pembangunan nasional dan sebagai jembatan langsung dalam usaha mewarisi dan melestarikan jiwa, semangat dan nilai-nilai 45.
    Kemudian gagasan menjajaki kemungkinan pelibatna putra-putri Veteran RI dalam pembangunan diputuskan pada Kongres IV LVRI tahun 1978 dengan mencantumkan Pemuda Panca Marga sebagai salah satu anak organisasi Legiun Veteran RI dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LVRI melalui keputusan Presiden RI nomor 25 tahun 1980 dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga LVRI hasil kongres V LVRI tahun 1983 dengan Keppres nomor 61 tahun 1984.
    Sebagai kelanjutan Pimpinan Pusat LVRI memprakasai penyelenggaraan Rapat Kerja Paripurna di Jakarta pada tanggal 20-22 Januari 1981 yang dihadiri eksponen putra putri Veteran RI yang telah mendirikan organisasi putra-putri Veteran di daerah provinsi masing masing.
    Rapat kerja para eksponen putra-putri Veteran RI bersepakat mendirikan organisasi Pemuda Panca Marga yang berlingkup nasional dicetuskan pada tanggal 22 Januari 1981 dan membentuk Pimpinan Pusat Sementara Pemuda Panca Marga di daerah/provinsi yang belum mendirikan Pemuda Panca Marga serta tugas menyelenggarakan Kerja Nasional Pemuda Panca Marga tanggal 7 sampai dengan 10 Nopember 1983 di Pandaan, Surabaya, Jawa Timur.
    Untuk lebih mempertegas keberadaan Pemuda Panca Marga dengan persetujuan Legiun Veteran RI maka pada tanggal 22 Januari 1987 meresmikan kemandiriannya dengan menempatkan penyesuaian kedudukan Pemuda Panca Marga menjadi organisasi kemasyarakatan yang mandiri.
    PPM berperan serta dalam Mewarisi dan melestarikan Jiwa, Semangat dan Nilai nilai 45, pembangunan nasional, dan mengembangkan dan Melaksanakan Sishankamrata (singkatan dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta) (*)
     
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276