Polsek Tanah Jawa Bikin Taman Bacaan Berisi Ratusan Buku



MEDAN, (SHR) - Jajaran Polres Simalungun bersama Polsek Tanah Jawa kerjasama membangun sarana dan prasarana pendidikan. Sebuah taman bacaan didirikan yang berisi ratusan buku diresmikan, Rabu (29/3/2017).Peresmian dihadiri langsung Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto dan calon Kapolres Simalungun baru AKBP Liberti Panjaitan.Hal ini juga sebagai bentuk arahan Polri untuk turut serta meningkatkan pendidikan. Dari 17 polsek jajaran Polres Simalungun peresmian taman bacaan di Polsek Tanah Jawa ini merupakan yang perdana."Ini sungguh luar biasa kepada Kapolsek Ranah Jawa. Karena banyak inovasi-inovasinya. Inovasi seperti harus terus dipertahankan ya, Dan (Komandan). Saya bangga kepada Polsek Tanah Jawa dan stafnya. Dari semua polsek ini yang perdana. Nanti saya laporkan ke Kapolda," kata AKBP Yofie Girianto Kapolsek Tanah Jawa Kompol Anderson Siringo-ringo mengatakan, peresmian taman bacaan memikili target utama memberikan pendidikan guna menjauhkan generasi muda dari narkotika. Untuk itu pihaknya mengajak murid TK hingga pelajar SMA aktif membaca di Polsek Tanah Jawa."Adanya taman bacaan ini kami berupaya lebih dekat kepada siswa siswi dan generasi muda, timbulkan minat baca, dekatkan polri, membangun citra polri yang bermasyarakat bukan momok. Program ini dari kita, oleh kita dan untuk kita. Ayo mari memberikan buku," kata Anderson.
Dijelaskannya, taman bacaan ini bersifat terbuka umum bagi masyarakat. Taman bacaan yang dibangun selama satu bukan belakangan, berdiri dengan bangunan seluas 9x6 meter, yang dilengkapi lampu, kipas angin, rak buku."Kami menyiapkan 862 buku agar memberi fasilitas yang lengkap. Ini didirikan untuk umum. Kepada pihak sekolah mari dorong para siswanya membaca di taman bacaan yang telah kita siapkan," kata Anderson.Adanya taman bacaan ini juga bisa menekan laju peredaran narkotika di wilkum Tanah Jawa. Di mana, selama menjabat delapan bulan belakangan dari Maret 2017 sudah 32 kasus narkotika terungkap. Dan ada beberapa di antaranya ada kalangan pelajar terlibat. Termasuk juga kasus curas, curat, curanmor dan kekerasan seksual.(ss)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276