Alamak, TNI AL Diduga Gunakan Bom Untuk Mengusir Warga Paluh Kurau


MEDAN, (SHR)  - Tak hanya dituding melakukan kekerasan fisik untuk mengusir warga Dusun V Palu Hiu, Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Petugas Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan ditudung menggunakan bom aktif untuk mengusir warga.Akibat hal ini, salah satu warga bernama Ludik Simanjuntak (59) mengaku trauma. Mantan TNI AD ini sempat melihat bom meledak di depan rumahnya.
"Setelah bom meledak, mereka (Lantamal I Belawan) bilang, udah kalian lihat kan. Kami latihan ini. Biar kalian tahu," kata Ludik menirukan ucapan salah satu anggota TNI AL, Kamis (9/3/2017).
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Lantamal I Belawan, Mayor Laut Sahala Sinaga membantah tudingan warga. Katanya, tidak mungkin TNI AL mengebom pemukiman masyarakat.
"Itu lahan garapan pak. Jadi bukan pemukiman warga sebagaimana yang disampaikan mereka," kata Sahala lewat selular.
Sahala menjelaskan, lahan yang jadi sengketa itu sebenarnya adalah pos Angkatan Laut. Di sana, ada dua pos yang sudah dibangun.
"Itu lahan ditumbuhi sawit. Jadi, kami sebelumnya sudah menang dalam gugatan. Karena kami menang, mereka yang diwakili Timbang Sianipar, mantan TNI Angkatan Darat melakukan gugatan lagi," katanya.
Untuk saat ini, lanjut Sahala, pihaknya menunggu proses hukum yang sedang bergulir. Ia mengklaim Lantamal I Belawan memiliki sertifikat dari BPN atas lahan tersebut.
"Semuanya ada sama kami pak. Mulai dari peta bidang tanah, sampai sertifikat dari BPN kami punya semua," katanya.(ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276