Alamak, Angkutan Umum yang Bawa Pelajar Pulang Tamasya Ini Masuk Jurang


Simalungun (SHR)- Rombongan pelajar asal Kota Siantar yang melakukan perjalanan wisata berakhir dengan kecelakaan.Angkutan Kota Koperasi Beringin yang mereka tumpangi terjun ke jurang, tepatnya di Nagori Tamburea, Kecamatan Pamatang Sidamanik sedalam 50 meter, Minggu (12/3/2017) kemarin. 
Kasatlantas Polres Simalungun AKP Sonny Harsono dikonfirmasi melalui Kanit Laka Iptu J Silalahi, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Seluruh korban dirawat intensif di rumah sakit.
"Saat ini ditangani oleh Kapospol Sidamanik Aiptu S Pasaribu. Para korban pun sudah dievakuasi ke rumah sakit," jelas Iptu J Silalahi, Senin (13/3/2107)Iptu J Silalahi menambahkan, sementara tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu."Menurut laporan sementara, sedikitnya tujuh orang, termasuk supir mengalami luka-luka. Dari jumlah itu, tiga di antaranya mengalami luka berat. Seluruhnya dilarikan ke RSU Parapat untuk mendapatkan pertolongan. Sementara mobil yang mengangkut mereka masih berada dalam jurang," katanya
Adapun korban yang mengalami luka-luka adalah, supir angkot Josua Chandra Simanjuntak (21) warga Simpang Dua, Siantar Simarimbun. Sedangkan penumpangnya adalah  Sinta Tani Sinaga (17) warga Cinta Dame Kecamatan Lima Puluh, Luis Marpaung (14) dan Juan Nainggolan (15), keduanya warga Jalan DI Panjaitan Kota Pematangsiantar.
Sementara korban yang mengalami luka berat adalah, Septina Sidabutar (19) warga Sibuntuon, Tigaras, Santa Munthe (19) warga Jalan Medan Gang Sario Kota Pematangsiantar dan Rista Manurung (17) yang juga warga Kota Pematangsiantar.
Informasi dihimpun, awalnya rombongan pelajar baru pulang berwisata ke kawasan Sipolha. Sore harinya, mereka hendak pulang ke Kota Pematangsiantar dan menumpang angkot Koperasi Beringin BK 1057 WS yang dikemudikan oleh Josua Chandra Simanjuntak.
Namun saat mobil yang mereka tumpangi melaju di Jalan Umum Parapat-Tigaras mendadak masuk jurang, dan diduga supir tidak dapat menguasai laju kendaraan yang melaju kencang.
"Awalnya mobil melaju dari arah Parapat menuju Tigaras. Saat itu cuaca sedang hujan," kata Pangulu Nagori Tambun Raya, Bilher Damanik menceritakan keterangan warga yang menyaksikan kejadian.
Saat mobil berada di jalan yang menikung, tepatnya di Panatapan Batu Lihi, diduga pengemudi kehilangan kendali.
"Angkot yang beroperasi di Kota Siantar itu kencang. Lalu saat berada di jalan yang menikung itu, tepatnya di Panatapan Batu Lihi, mobil meluncur masuk ke jurang,” tambahnya.
Kejadian itu pun langsung menghebohkan warga sekitar dan pengendara yang sedang melintas di lokasi. Warga kemudian ramai-ramai menyaksikan kondisi mobil dari atas jurang. Sementara beberapa warga lainnya langsung menghubungi polisi.
Tak lama kemudian, beberapa personel polisi tiba di lokasi dan berupaya melakukan evakuasi para korban dari dalam jurang.
Bilher menambahkan, setelah evakuasi berhasil dilakukan, ia sendiri ikut mengantar para korban ke RSUD Parapat.
"Kondisi korban kebanyakan luka parah. Bahkan ada yang patah leher, patah tangan dan luka di bagian kepala serta tubuh. Begitu kejadian, warga juga langsung turun ke jurang dan membantu evakuasi ke rumah sakit,” jelas Damanik.
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276