Wanita Berjilbab Tewas Dibakar

Mayat Ditemukan Tewas Tebakar
Medan, (SHR)  Mayat seorang perempuan berjilbab dalam kondisi penuh luka bakar ditemukan di perladangan Jalan Medan-Binjai/Bilal KM 12, tepatnya di belakang pabrik kompor Hock, Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (9/2) sekira pukul 14.31 WIB. Penemuan mayat ini membuat geger warga.
Informasi yang diperoleh di tempat kejadian perkara (TKP), korban pertama kali ditemukan oleh seorang perempuan pencari barang bekas.
Saat itu, dirinya sedang mencari cari barang bekas di perladangan yang terletak di belakang pabrik kompokr Hock. Melihat mayat yang sudah gosong itu, pencari barang bekas itu langsung memanggil warga setempat. Warga selanjutnya melaporkan penemuan mayat itu kepada petugas Polsek Sunggal.
“Tadi ada ibu-ibu yang sedang mencari barang bekas. Lalu ibu itu manggil kami yang katanya ada mayat seorang wanita dengan kondisi yang telah terbakar,” ujar salah seorang warga sekitar di lokasi.
Petugas yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan.
Kepada wartawan, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, Kamis (9/2) mengatakan, korban diduga tewas dibunuh, lalu jasadnya dibakar untuk menghilangkan jejak pelaku.
“Ada dugaan motif pembunuhan, bang. Tapi masih kita lakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” sambung Daniel.
Lebih lanjut Daniel mengimbau apabila ada masyarakat yang kehilangan keluarga dengan ciri-ciri seperti wanita berumur sekitar 22 tahun, rambut panjang memakai jilbab, memakai baju lengan panjang dan celana jeans, segera melapor ke Polsek Sunggal.
“Kepada masyarakat, kami mengimbau apabila ada mengenal korban dengan ciri-ciri diperkirakan berusia 22 tahun, mengenakan jilbab, motif baju lengan panjang warna hitam tulisan huruf dan celana jeans biru, agar memberitahukan ke Polsek Sunggal,” ungkap Daniel.
Sementara saat disinggung, mengenai beberapa fotokopi dokumen seperti fotocopi ijazah SMA siswa Swasta Melati Binjai, fotokopi daftar riwayat hidup, fotokopi domisili dari Kelurahan dengan nama Sarah Sartika, lahir di Binjai, 04-09-1996 , yang ditemukan di dekat mayat korban, Daniel membantah bahwa dokumen tersebut bukan milik korban.
“Dokumen itu bukan milik korban, tapi milik orang lain, karena fotokopi dokumen tersebut sudah dibuang dua hari yang lalu di seputaran lokasi dan yang punya dokumen tersebut masih hidup dan berada di rumahnya,” terang Daniel.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara di TKP, polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan. Rencananya, jenazah korban akan diautopsi pihak kepolisian.
"Kami ingin mengetahui lebih lanjut dimana saja luka yang terdapat di tubuh korban. Apakah ia saat dihabisi dihantam dengan benda tumpul atau bukan. Itu kan perlu kami ketahui," kata Daniel.
Daniel mengatakan, sejauh ini memang terdapat luka bakar di kepala, lengan dan punggung korban. Ada juga luka lebam di bagian punggung kanan.
"Untuk lebih jelasnya, nanti akan kita ketahui setelah autopsi di rumah sakit. Kami berupaya mendalami apa motif pembunuhan ini," terang Daniel.
Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Medan ini mengatakan, korban diduga dibunuh di tempat lain. Setelah dihabisi, barulah jenazahnya dibuang di perladangan, tepat di belakang pabrik kompor Hock.
"Kami menduga demikian. Korban dihabisi di tempat lain, lalu pelaku membuang jenazahnya di sini," tutur perwira berpangkat satu melati emas di pundak ini. (ceria)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276