Tangkap Pengedar Narkoba Polisi Dilempari Batu


Kasat Narkoba Polres Binjai
Binjai, (SHR)– Insiden pelemparan batu mewarnai upaya penangkapan seorang tersangka pengedar narkoba oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Binjai, di Jalan Hoki, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (1/2) sore.
Akibat peristiwa itu, sejumlah polisi mengalami luka. Bahkan wanita berinisial D (30), tidak lain sasaran operasi penangkapan itu, justru karena melarikan diri saat terjadi aksi penyerangan.
Informasi dihimpun wartawan, Kamis (2/2) pagi, insiden itu bermula saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Binjai hendak menangkap tersangka pengedar narkoba berinisial D, yang dicurigai tinggal di Kampung Mencirim Lembah.
Operasi itu sendiri merupakan tindak lanjut penangkapan dua pengguna narkoba di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, tepatnya di belakang Bakso Mataram Binjai.
Mereka itu, RW alias Rozi (37) dan RS alias Madan (28). Keduanya warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, yang berprofesi sebagai tukang pangkas.
Namun sewaktu polisi melakukan penyergapan di salah satu rumah dan sukses menangkap wanita bersangkutan, justru belasan warga berupaya menghalangi dan melempari polisi menggunakan batu.
Menyikapi hal itu, Ketua Tim Operasi, Aipda Surya, segera menginstruksikan anggotanya bertahan, sembari berupaya memperingatkan warga. Ironisnya, tersangka D justru memanfaatkan situasi itu untuk melarikan diri.
Sadar jika situasi semakin tidak terkendali dan sasaran penangkapan telah melarikan diri, polisi akhirnya memutuskan kembali ke Mapolres Binjai, dengan hanya membawa sepedamotor tersangka D.
Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Resnarkoba, AKP Bambang Herianto Tarigan, via sambungan telepon seluler, Kamis (2/2) pagi, membenarkan insiden penyerangan itu.
“Awalnya operasi penangkapan berjalan lancar. Namun tiba-tiba saja terjadi penyerangan. Dengan terpaksa, anggota kita minta kembali, demi menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Akibat peristiwa itu, Bambang mengaku, beberapa anggota opsnal Satresnarkoba terluka. Beruntung menurutnya, luka tersebut tidak terlalu parah, sehingga kondisi kesehatan mereka saat ini sudah relatif baik.
“Sementara ini, kita fokus dulu memeriksa dua tersangka yang sebelumnya telah kita amankan. Mengenai tersangka D, tentunya kita cari tahu lagi dimana keberadaannya saat ini,” seru Bambang. (ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276