Suryani Laporkan PT Intan Industri terkait kematian suaminya


LABUHAN -, SHR  Istri dari mantan karyawan PT Intan Industri kawasan Industi Medan(KIM) II ini laporkan nasibnya ke Polisi, Sabtu(25/02).
Pasalnya, Suryani(37) istri dari alm Julkifli(41) warga Jalan Pasar Nippon Danau Siombak kelurahan Paya Pasir kecamatan Medan Marelan mengaku bahwa almarhum suaminya tewas ketika sedang bekerja di pabrik tersebut.
Akibat kecelakaan kerja, suami Suryani harus menerima kenyataan pahit itu, kejadian tersebut sekira empat bulan yang lalu. tak ada dugaan sama sekali dibenak ani akan kematian mantan pacarnya itu.
"Suami saya mati kena besi crane, karena lepas terus nampar kekepalanya, 4 bulan yang lalu" ujar Suryani yang memiliki dua anak itu.
Pada waktu naas itu, alm Julkifli sempat dibawa ke RS di kawasan Tanjug Mulia, namun korban sudah tidak bernyawa lagi."sempat juga dia dibawa Ke Rumah Sakit(RS), tapi sudah meninggal" katanya.
Ali geno sebagai pendamping Suryani mengatakan bahwa sikorban sudah melapor ke Polsekta Medan Labuhan. "Tadi kita sudah lapor kePolsekta Medan Labuhan, namun berhubung belum ditangagapi, kita langsungsung kePolres Pelabuhan Belawan saja, bila perlu KePolda Sumut" tegas Ali kepada wartawan.

Setelah kematian itu, menurut Suryani pihak perusahaan sempat mengunjunginya, dan memberikan janji tentang dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS), tapi hingga kini bhanya penantian yang panjang diterimanya. "Ada Humas pabrik itu datang sekira empat kali, kata mereka lagi nunggu panggilan BPJS koordinasi sama perusahaan, dan saya juga pernah diberi uang duka sebanyak 2 juta dan uang Serikat Tolong Menolong(STM) sebesar 900 ribu" ucap ani membenarkan bahwa uang STM tersebut adalah hak dari mereka. (Zah)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276